Orang suci Kesuma Dituntut Hukuman Mati Pada Pembunuhan Suaminya, Berikut Fakta-faktanya

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA — Istri Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili, Orang suci Kesuma dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum dalam wasit pembunuhan suami dan aak tirinya.

Bukan hanya Aulia, anak kandungnya Geovanni Kelvin pula dituntut hukuman yang sama sebab jaksa.

Keduanya dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penggugat Umum (JPU) kasus pembunuhan Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya M Adi Pradana alias Dana.

Kuasa hukum Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin mengatakan tuntutan JPU tersebut terlalu sadis pada kliennye.

Beserta fakta-faktanya:

1. Dituntut hukuman mati

Sidang pembacaan syarat digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Kamis (4/6/2020).

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Ijmal (JPU) Sigit Hendradi menyatakan, Orang suci dan Geovanni terbukti bersalah telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya M Adi Pradana alias Dana.

Baca: Youtuber Prank Sampah Ferdian Paleka Bebas, Kasusnya Masih Viral, di Twitter Jadi Trending

Baca: Terdakwa Rahmat Kadir Ungkap Alasan serta Cara Beri Pelajaran Buat Roman Baswedan

Baca: Sirvi Arvani Bocorkan Keberhasilan Dirinya Sabet Gelar Top Skor Liga 2 Indonesia Musim 2019 awut-awutan

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa satu Orang suci Kesuma dengan pidana mati. Menggugurkan pidana terhadap terdakwa dua Geovanni Kelvin dengan pidana mati, ” kata Sigit saat membacakan tuntutan.

Tuntutan tersebut, sahih Sigit, sesuai dengan Pasal 340 Jo 55 ayat 1 ke satu KUHP.

Updated: June 4, 2020 — 8:27 pm