Pati padam Istrinya karena Minta Cerai, Pria Pontianak Ini Mengaku Sayang, Kini Menyesali Perbuatannya

TRIBUNNEWS. COM, PONTIANAK porakporanda Pelaku pembunuhan kepada istri dan anaknya itu, menyesali perbuatannya.

AL, warga Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengaku yang dilakukannya jadi kekhilafan.

Kepada polisi, AL mengatakan bahwa ia alpa, ia nekat membunuh istrinya karena korban meminta cerai pada dirinya.

Selain itu, AL juga mengaku mencintai istrinya, maka dari itu ia bersikeras tidak mau bercerai.

Baca: Tuntut Pelaku Pembunuhan Ditangkap, Keluarga Korban Mengobarkan 7 Rumah hingga Blokade Timah

“Istri pernah minta cerai, tapi saya tak mau. Saya sayang sama tempat, benar-benar khilaf saya. Itulah dengan terjadi, ” katanya saat dihadirkan dalam rilis di Mapolresta Pontianak, Sabtu (3/10/2020).

Tempat perbuatannya, sambil menangis AL pun meminta maaf kepada keluarga istrinya.

AL, tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga target. Dia juga siap bertanggung berat atas semua perbuatannya. (KOMPAS. COM/HENDRA CIPTA)

“Kepada pihak keluarga istri, saya menghargai kesalahan ini, saya minta maaf, dan menyampaikan rasa menyesal, ” ujarnya.

Membaca: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Orang dan Anak, Video Porno siap Awal Mula Pertengkaran Terjadi

Baca: Pokok Korban Pembunuhan Menangis Histeris, Menimbulkan Pelaku yang Bunuh Anak & Cucunya Dihukum Mati

Sementara itu, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin mengatakan, tanduk itu dilakukan tersangka karena tidak terima istrinya meminta cerai.

“Motif diduga korban pernah meminta cerai dengan pelaku. Tetapi pelaku tidak mau dan belakangan terjadi cekcok, ” ujarnya.

ilustrasi jenazah (NST)

Karakter sendiri ditangkap polisi di wilayah Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat (2/10/2020) pagi buta.

Updated: October 4, 2020 — 4:24 pm